Belajar Otomotif Online

Belajar Tidak Harus Di Sekolah

Fuel System

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Fuel System

Fuel System / Sistem Bahan Bakar Berfungsi Untuk mensuplai kebutuhan bahan bakar kedalam silinder sesuai dengan kebutuhan mesin. Sistem bahan bakar mada mesin otomotif khususnya kendaraan bermotor/mobil sangat penting untuk dipahami jika kita ingin belajar otomotif dengan lebih baik. Bagian...

[ read more ]

Tag: bahan-bakar, filter, pump

Engine Tune Up Konvensional

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Engine Tune Up Konvensional

LANGKAH KERJA TUNE UP Belajar otomotif selanjutnya tetang bagaimana melakukan tune up mesin pada mobil kita, untuk lebih detail ikuti langkah-langkah dan prosedur di bawah ini: 1. LANGKAH AWAL Sebelum melakukan engine tune up mobil bensin Pasang Fender-Sheet-Grill-Steering-Floor Cover V...

[ read more ]

Tag: tune-up-2

Diagnosa Gangguan EFI

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Belajar mendiagnosa gangguan / kerusakan mesin EFI menggunakan On Board Diagnostic (OBD) atau DTC, Petunjuk kerja / Jobsheet download disini Jobsheet Efi PDF...

[ read more ]

Tag: efi, gangguan-efi

Sistem Pendingin

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Sistem Pendingin Sistim ini mutlak diperlukan pada setiap kendaraan, dimaksudkan untuk mencegah panas yang berlebihan. Jenis Sistim  Pendinginan 1. Pendinginan dengan udara Pada sistem ini panas yang dihasilkan dari pembakaran gas di dalam ruang bakar dan silinder, sebagian dirambatkan k...

[ read more ]

Tag: sistem-pendingin

Berawal dari Recehan

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit Buat kamu bro yang mau bersabar, nih ane kasih sedkit info bisnis kecil-kecilan yang gratisan gak usah pake uang sepeser pun,,,wong yang gratis aja banyak kok? tapi kalo punya modal sih alangkah baiknya sedikit berkorban merogoh kocekmu bro he..he soale keuntu...

[ read more ]

Tag: penghasilan, tanpa-modal, usaha

Tambah kecepatan Motor

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Tambah kecepatan Motor

[caption id="attachment_417" align="alignleft" width="84"] Top speed naik[/caption] Tambah kecepatan motor memang jadi idaman ABG jaman sekarang, silahkan disimak baik-baik tips yang ane kasi judul: SUPER JET 5000 Dalam kesempatan ini ane mau bagi-bagi tips buat ente-ente yang kepengin meningkatk...

[ read more ]

Tag: penghasilan, tanpa-modal, usaha

Mesin EFI

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Mesin EFI

Jika pada kendaraan konvensional jumlah bahan bakar yang diperlukan mesin diatur oleh karburator, pada kendaraan dengan system EFI jumlah bahan bakar diatur (dikontrol) lebih akurat sesuai jumlah dan temperature udara masuk, kecepatan mesin, temperature air pendingin, posisi throttle, kadar oksige...

[ read more ]

Tag: penghasilan, tanpa-modal, usaha

Pengetahuan dasar otomotif

Oktober 15, 2011 | | No Comments

Dasar-dasar Otomotif Kita ketahui bersama bahwa roda-roda kendaraan memerlukan adanya tenaga luar yang memungkinkan kendaraan dapat bergerak serta dapat mengatasi segala kondisi dalam perjalanan. Sumber dari luar yang menghasilkan tenaga disebut mesin.  Mesin merupakan alat yang dapat merubah te...

[ read more ]

Tag: dasar-dasar-otomotif

Tune up / Servis Sepeda Motor

Oktober 15, 2011 | | No Comments

[caption id="" align="alignleft" width="180"] servis sepeda motor[/caption] Belajar bidang otomotif memang sangat menyenangkan, banyak kalangan yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai seluk beluk dunia otomotif, baik otomotif kendaraan ringan, sepeda motor maupun otomotif kendaraan berat. Dalam ...

[ read more ]

Tag: sepeda-motor, tune-up-2

GARDAN

DIFFERENTIALFINAL DRIVE

Final drive/gardan pada kendaraan bermotor lebih dikenal dengan istilah  differensial yang artinya berbeda. Hal ini berkaitan dengan salah satu fungsinya yaitu membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok.

Putaran mesin yang diterus-kan oleh poros propeller akan direduksi atau diperkecil sesuai tenaga yang diteruskan drive pinion gear ke ring gear, sebaliknya momen yang dihasilkan bertambah dan arah putaran dirubah sebesar 90° terhadap arah putaran asal.

Final drive terdiri dari 2 bagian besar yaitu final gear dan differential gear.

Final Gear/Final Reduction

Final gear terdiri dari drive pinion gear dan ring gear. Drive pinion gear selalu dibuat lebih kecil daripada ring gear, hal ini untuk memperkecil/mereduksi putaran agar diperoleh momen yang lebih besar, karena momen yang dihasilkan oleh transmisi belum cukup mampu untuk menggerakkan kendaraan.

Berdasarkan konstruksinya roda gigi final gear dibedakan menjadi beberapa model antara lain:

1)     Model bevel gear.

 

Bevel Gear

Pada konstruksi ini perkaitan drive pinion dengan ring gear berada di tengah-tengah garis pusat (garis tengah) ring gear.

2)     Model hypoid bevel gear.

Hipoid Bevel Gear

Konstruksi model ini perkaitan drive pinion dengan ring gear berada di bawah garis pusat ring gear, sehingga membentuk offset. Kedudukan poros propeller bisa diperendah tanpa mengurangi jarak minimum ke tanah. Dengan rendahnya kedudukan propeller maka letak transmisi bisa lebih rendah maka titik berat mobil juga lebih rendah sehingga faktor keamanan lebih terjamin.

Hypoid bevel gear mempunyai permukaan gigi dengan kecepatan menggelincir yang kuat, perbandingan persinggungan gigi besar dan bekerja sangat halus hanya saja diperlukan oli special yang memiliki oil film yang kuat dan pembuatannya lebih sukar, memerlukan ketelitian yang tinggi.

Pelumas yang sesuai untuk roda gigi jenis ini adalah GL-5 berdasarkan API service classification.

3)     Model spiral bevel gear.

 

Spiral Bevel Gear

Konstruksi model ini drive pinion berbentuk gigi spiral, perkaitannya dengan ring gear berada di tengah-tengah garis pusat ring gear. Putarannya halus namun proses pembuatannya memerlukan kepresisian/ketelitian yang tinggi.

4)     Helical gear.

 

Helical Gear

Pada model ini drive pinion selalu bersinggungan dengan ring gear pada lokasi yang sama tanpa ada celah antara kedua gigi tersebut. Oleh sebab itu bunyi dan getaran yang timbul sangat kecil.

Dari beberapa model di atas yang sering digunakan pada kendaraan penggerak roda depan adalah model helical gear, sedangkan pada penggerak roda belakang adalah model hypoid bevel gear.

 

Differential Gear

 

Bila kendaraan sedang membelok maka roda kanan dan kiri berputar harus dengan kecepatan berbeda, karena pada saat membelok jarak tempuh  roda roda bagian luar lebih panjang dari pada bagian dalam.

 

 

Bila salah satu roda berada pada jalan datar dan yang lainnya pada jalan bergelombang seperti pada gambar, roda (A) pada permukaan jalan bergelom-bang dan roda (B) pada permukaan jalan datar maka roda (A) akan berputar lebih cepat dari pada roda (B).

 

 

 Prinsip dasar differential gear

Bila beban (w) yang sama diletakkan pada setiap rack, kemudian shackle ditarik ke atas maka kedua rack akan terangkat pada jarak yang sama sejauh shackle ditarik ke atas, selama tahanan pada kedua sisi pinion sama.

Bila beban yang lebih besar diletakkan pada rack sebelah kiri dan shackle ditarik ke atas seperti pada gambar (b), pinion akan berputar sepanjang gigi rack yang mendapat beban lebih berat disebabkan adanya perbedaan tahanan yang diberikan pada pinion dan ini mengakibatkan rack yang mendapat beban lebih kecil akan terangkat. Jarak rack yang terangkat sebanding dengan jumlah putaran pinion.

Cara kerja differential gear

Pada saat jalan lurus.

 

Kerja Gardan Saat Lurus

 

 

 

Pada saat kendaraan jalan lurus pada jalan datar tahanan gelinding (rolling resistance) pada kedua roda penggerak (drive gear) relatif sama.

 

 

 

 

Bila tahanan kedua poros axle belakang sama (A dan B) , pinion tidak berputar sendiri tetapi ring gear, differential case dan poros pinion  berputar bersama dalam satu unit. Dengan demikian pinion hanya berfungsi untuk menghubung-kan side gear bagian kiri dan kanan, sehingga menyebabkan kedua drive wheel berputar pada rpm yang sama.

 

 

 

Pada saat membelok.

Pada saat kendaraan membelok ke kiri tahanan roda kiri lebih besar dari pada roda kanan. Apabila differensial case berputar bersama ring gear maka pinion akan berputar pada porosnya dan juga pergerak mengelilingi side gear sebelah kiri, sehingga putaran side gear sebelah kanan bertambah, yang mana jumlah putaran side gear satunya adalah 2 kali putaran ring gear.

 

Hal ini dapat dikatakan bahwa putaran rata-rata kedua roda gigi adalah sebanding dengan putaran ring gear.

 

 

            REFERENSI

Hubungan antara rpm drive wheel dan ring gear dapat diuraikan sebagai berikut :

 

Rpm ring gear = Rpm drive wheel kanan +  Rpm drive wheel kiri

2

Satu roda pada permukaan jalan yang berlumpur.

Bila salah satu roda berada di Lumpur maka akan terjadi slip bila pedal akselerator diinjak. Hal ini disebabkan karena tahanan gesek yang sangat rendah dari permukaan Lumpur.

Keadaan ini akan menyulitkan untuk mengeluarkan roda dari Lumpur karena lebih banyak terjadi slip dari pada bergerak.

Rangkuman

Final drive terdiri dari 2 bagian besar yaitu:

  1. Final gear yang terdiri dari perkaitan antara drive pinion gear dengan ring gear, yang fungsinya untuk memperbesar momen putar dan merubah arah putaran sebesar 90°.
  2. Differential gear yang terdiri dari perkaitan antara roda gigi-roda gigi pinion gear dengan side gear, yang berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok.